Rabu, 05 Juni 2013

INSTALASI DAN KONFIGURASI CACTI PADA UBUNTU 12.04

1. CACTI

    Cacti adalah salah satu software yang digunakan untuk keperluan monitoring yang banyak digunakan saat ini. Cacti menyimpan semua data/informasi yang diperlukan untuk membuat grafik dan mengumpulkannya dengan database MySQL. Untuk menjalankan Cacti, diperlukan software pendukung seperti MySQL, PHP, RRDTool, net-snmp, dan sebuah webserver yang support PHP seperti Apache atau IIS


      Cacti adalah salah satu aplikasi open source yang menrupakan solusi  pembuatan grafik network yang lengkap yang didesign untuk memanfaatkan kemampuan fungsi RRDTool sebagai  peyimpanan data dan pembuatan grafik. Cacti menyediakan pengumpulan data yang cepat, pola grafik advanced, metoda perolehan multiple data, dan fitur pengelolaan user. Semuanya dikemas secara intuitif, sebuah interface yang mudah digunakan  mudah dipahami untuk local area network hingga network yang kompleks dengan ratusan device. Dengan menggunakan cacti kita dapat memonitor trafik yang mengalir pada sebuah server.

    Jika menginstall cacti pada sistem anda, sebaiknya diketahui bahwa paket-paket berikut merupakan paket yang harus ada pada sistem :

  • Apache 2 sebagai web Server dan php supportnya.
  • Mysql Server dan php support.
  • RRDTool.
  • Cacti (latest version).
(sumber : http://kalin.blog.uns.ac.id/2011/12/14/cacti/ )

2. TUTORIAL INSTALASI DAN KONFIGURASI CACTI

   Sebelum menginstall cacti, pastikan paket-paket di atas telah terinstall pada sistem anda. Jika anda ragu apakah paket tersebut sudah terinstal atau belum, lakukan pengecekan terlebih dahulu. Langkah-langkah pengecekan paket dan intstalasi dan konfigurasi cacti akan dijelaskan sebagai berikut :
1. Masuk ke terminal Ubuntu
    $ sudo su
   

   Sudo adalah program yang terdapat di linux yang digunakan untuk menjalankan perintah yang membutuhkan akses dari akun root. Sudo hanya dapat digunakan oleh user yang sudah terdaftar di file /etc/sudoers.
   Sudo su memberikan kewenangan agar user biasa dapat bertingkah seperti super user (sudo --> super user do) sehingga user biasa pun dapat leluasa "menguasai sistem". 

2. Masukkan password ubuntu anda
    *****
    password yang saya gunakan adalah 12345

3. Lakukan pengecekan untuk setiap paket yang dibutuhkan sebelum menginstal cacti dengan cara seperti di bawah ini :
    dpkg -l |grep <jenis paket yang akan dicek>

pada praktikum yang saya lakukan, perintahnya adalah seperti ini :
   dpkg -l |grep apache2
   dpkg -l |grep mysql
   dpkg -l |grep rddtool
   dpkg -l |grep cacti

    Perintah dpkg merupakan salah satu package manager yang dapat kita gunakan untuk melakukan management (install/uninstall).
Perintah dpkg banyak macamnya, salah satunya adalah dpkg -l yang merupakan perintah untuk melihat daftar package yang telah terinstall beserta versi package yang telah terinstall dan deskripsinya.  Sedangkan |grep digunakan untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah anda tentukan.

4. Jika paket-paket di atas belum terinstall, maka lakukan penginstalan untuk setiap paketnya.
  
a. Install apache2 web server dengan php supportnya, dengan cara : 
 apt-get install apache2 apache2.2-common apache2-mpm-prefork apache2-utils libapache2-mod-php5 php5-cli php5-common php5-cgi 

b. Install mysql server dengan php support, dengan cara :  
   apt-get install mysql-server mysql-client libmysqlclient16-dev php5-mysql make gcc g++  cgilib libfreetype6 libttf-dev libttf2 libpngwriter0-dev libpng3-dev libfreetype6-dev libart-2.0-dev snmp 

c. Install RRDTool  : apt-get install rrdtool 

d. Install Cacti dengan : apt-get install cacti

   Perintah apt-get install ini digunakan untuk menginstall paket yang kita inginkan.

Pada saat proses installasi mysql nanti akan ada form untuk pengisian password “root” mysql, isi saja sesuai dengan keinginan anda dan databasenya akan otomatis ter-create ketika proses instalasi Cacti. Pastikan semua paket yg diinstall itu tidak mengalami error dan failed. Setelah itu maka langkah berikutnya adalah mengkonfigurasi cacti dengan cara mengakses via browser dengan alamat http://ip-server/cacti/ atau kalau dari localhost gunakan url : http://localhost/cacti/ maka akan keluar tampilan seperti dibawah ini :
 

Pilih " New Install ", kemudian Next.

Setelah instalasi cacti selesai, klik Finish. Kemudian akan muncul tampilan user login seperti di bawah ini :

 Masukkan password defaultnya yaitu admin. Ketika saya memasukkan password, login saya tidak berhasil sehingga saya mereset ulang passwordnya. Reset ulang password dapat dilakukan dengan cara memasukkan password terus menerus pada user login hingga kita diminta untuk mereset ulang passwordnya. Kemudian masukkan password yang diinginkan seperti di bawah ini :


 Setelah login maka anda akan masuk ke halaman depan cacti, seperti gambar.

Kemudian tambahkan Device, dengan cara pilih menu Device kemudian klik add (pada bagian kanan).
Maka akan muncul tampilan seperti berikut :
  • Description : Isikan nama device yang akan dimonitoring.  
  • Hostname : Isikan IP Address dari device yang akan dimonitoring.  
  • Host Template : Pilih “Local Linux Machine” atau ucd/net SNMP Host jika device yang akan dimonitoring PC biasa seperti windows client.  
  • SNMP Version : Pilih sesuai versi SNMP yang di setup di device Gateway, dalam hal ini version  
  • SNMP Communitiy : umumnya pakai “public” tapi jika memang di set lain, tinggal menyesuaikan.  
  • Pada tugas saya, yang akan dimonitoring adalah router kampus Politeknik Caltex Riau, sehingga konfigurasi yang saya lakukan adalah seperti gambar di atas.
    Lalu pada bagian Associated Data Query, pilih Add Data Query SNMP – Interface Statistic dan Index – Method  Uptime Goes Backward, kemudian tekan Add. 
   Untuk memastikan SNMP berjalan pada device, klik Verbose Query pada bagian Associated Data Query di SNMP – Interface Statisticnya.
   Ketika hasil yang ditampilkan tidak mengandung error maka klik Save.
Cara menampilkan grafik monitor dari device :

  • Pada halaman utama Cacti, pilihlah menu Create Graph for your new devices.
  • Lalu pilih Graph Templates yang ingin anda tampilkan.
  • Lalu Select a graph type: saya memilih yang In/Out Bytes with Total Bandwidth.
  • Jika sudah lengkap maka, klik tombol create.
Gambar di bawah ini merupakan hasil dari monitoring di Lab 234 Politeknik Caltex Riau : 

Pada awalnya tidak akan terlihat grafik – grafiknya, dengan menunggu beberapa menit maka akan muncul keseluruhan dari grafiknya beserta traffic datanya.




 

Selasa, 21 Mei 2013

SNMP dan MRTG pada Ubuntu 12.04 LTS

  1. SNMP ( Simple Network Management Protocol )

    SNMP adalah sebuah protokol yang dirancang untuk memberikan kemampuan kepada pengguna untuk memantau dan mengatur jaringan komputernya secara sistematis dari jarak jauh atau dalam satu pusat kontrol saja. Pengolahan ini dijalankan dengan menggumpulkan data dan melakukan penetapan terhadap variabel-variabel dalam elemen jaringan yang dikelola.


        Komponen utama dalam proses manajemen jaringan TCP/IP terdiri dari tiga elemen, yaitu: 

1. MIB (Management Information Database)
> dapat dikatakan sebagai struktur basis data variabel dari elemen jaringan yang dikelola. Struktrur ini bersifat hierarki dan memiliki aturan sedemikian rupa sehingga informasi setiap variabel dapat dikelola atau ditetapkan dengan mudah.

2. Agen
>
merupakan perangkat lunak yang dijalankan disetiap elemen jaringan yang dikelola. Setiap agen mempunyai basis data variabel yang bersifat lokal yang menerangkan keadaan dan berkas aktivitasnya dan pengaruhnya terhadap operasi.

3. Manajer
> adalah pelaksana dan manajemen jaringan. Pada kenyataannya manager ini merupakan komputer biasa yang ada pada jaringan yang mengoperaksikan perangkat lunak untuk manajemen jaringan. Manajer ini terdiri atas satu proses atau lebih yang berkomunikasi dengan agen-agennya dan dalam jaringan. Manajer akan mengumpulkan informasi dari agen dari jaringan yang diminta oleh administrator saja bukan semua informasi yang dimiliki agen.

(sumber: http://oktathea.wordpress.com/2011/11/15/pengertian-snmp-simple-network-management-protocol/ dan http://indrasufian.wordpress.com/2008/05/01/simple-network-management-protocol-snmp/)

 Tutorial Instalasi SNMP pada Ubuntu 12.04 LTS

1. Masuk ke terminal Ubuntu
    $ sudo su
   
   Sudo adalah program yang terdapat di linux yang digunakan untuk menjalankan perintah yang membutuhkan akses dari akun root. Sudo hanya dapat digunakan oleh user yang sudah terdaftar di file /etc/sudoers.
   Sudo su memberikan kewenangan agar user biasa dapat bertingkah seperti super user (sudo --> super user do) sehingga user biasa pun dapat leluasa "menguasai sistem". 

2. Masukkan password ubuntu anda
    *****
    password yang saya gunakan adalah 12345

3. Instal Apache2 terlebih dahulu.
     #apt-get install apache2
   
     Perintah apt-get install apache2 merupakan perintah untuk menginstal apache2.

4. Sebelum melakukan penginstalan SNMP, lakukan pengecekan terlebih dahulu apakah pada ubuntu yang kita gunakan sudah terisntal SNMP atau belum dengan cara :
     dpkg -l |grep snmp
    
    Perintah dpkg merupakan salah satu package manager yang dapat kita gunakan untuk melakukan management (install/uninstall).
Perintah dpkg banyak macamnya, salah satunya adalah dpkg -l yang merupakan perintah untuk melihat daftar package yang telah terinstall beserta versi package yang telah terinstall dan deskripsinya.  Sedangkan |grep digunakan untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan


5. Jika sudah terinstal tetapi anda ingin menginstal lagi sendiri, lakukan remove instalan SNMP terlebih dahulu dengan cara :
    #apt-get remove snmp snmpd --purge

   Perintah apt-get remove merupakan perintah untuk me-remove aplikasi. Seperti contoh diatas berarti perintah tersebut untuk me-remove SNMP.

6. Lakukan instal SNMP
    #apt-get install snmp snmpd

    Perintah apt-get install snmp snmpd merupakan perintah untuk menginstal SNMP.

    Setelah penginstalan selesai, lakukan pengeditan pengaturan agen dengan cara masuk ke snmpd.conf.
    #nano /etc/snmp/snmpd.conf

    Edit pada baris di bawah ini :
        #rocommunity public localhost
          hilangkan tanda # menjadi rocommunity public localhost

        syslocation Nama Project
          ex : syslocation LabJartel

        syscontact Nama <email>
        bisa hanya dengan memasukkan nama atau email saja atau keduanya juga bisa.
          ex : syscontact Retna

    Hal ini bertujuan untuk mengetahui user yang memonitoring snmp dan snmpd dan mengetahui identitas serta email user.

7. Restart SNMPD
    # /etc/init.d/snmpd restart
    
   Ini adalah perintah untuk melakukan restart pada file snmpd.conf yang diubah
     setelah direstart lakukan pengetesan dengan cara :
    #snmpwalk -v 2c -c public (ip monitoring)
    
     ex :  #snmpwalk -v 2c -c public localhost >> untuk ke localhost
            #snmpwalk -v 2c -c public 172.16.30.1 >> untuk ke gateway 
     
    localhost dan ip gateway dapat diubah dengan ip agent.

2. MRTG (the Multi Router Traffic Grapher) 

       MRTG Adalah aplikasi yang digunakan untuk memantau beban trafik pada link jaringan. MRTG akan membuat halaman HTML yang berisi gambar GIF yang mengambarkan trafik melalui jaringan secara harian, mingguan, bulanan dan tahunan.

(sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/MRT)

Tutorial Instalasi SNMP pada Ubuntu 12.04 LTS

1. Sebelum melakukan penginstalan MRTG, lakukan pengecekan terlebih dahulu apakah pada ubuntu yang kita gunakan sudah terisntal MRTG atau belum dengan cara :
     dpkg -l |grep mrtg

2. Jika sudah terisntal tetapi anda ingin menginstal lagi sendiri, lakukan remove instalan MRTG terlebih dahulu dengan cara :
    #apt-get remove mrtg --purge

3. Instal MRTG.
    #apt-get isntall mrtg

    secara default file mrtg akan tersimpan pada /var/www/mrtg
    jika tidak ada folder mrtg di dalam folder www, buat terlebih dahulu dengan cara :
    #mkdir /var/www/mrtg

4. Konfigurasi MRTG
    #cfgmaker --global 'workdir: /var/www/(nama folder)' --output /etc/mrtg.cfg public@localhost

    ex :  #cfgmaker --global 'workdir: /var/www/mrtg' --output /etc/mrtg.cfg public@localhost >> ke localhost

            #cfgmaker --global 'workdir: /var/www/mrtg' --output /etc/mrtg.cfg public@172.16.30.1 >> ke gateway

Cfgmaker digunakan untuk konfigurasi text file untuk pengumpulan data MRTG.
 
5. Menampilkan grafik konfigurasi MRTG
    Dapat dilakukan dengan cara mengenerate file index.html mrtg :

    indexmaker /etc/mrtg.cfg --columns=1 --output /var/www/(nama folder)/index.html

    ex :   indexmaker /etc/mrtg.cfg --columns=1 --output /var/www/mrtg/index.html  

6. Lakukan test dengan perintah :
    http://localhost/mrtg    

Saran
Untuk melakukan konfigurasi disarankan untuk mengetik ulang kembali perintah-perintah yang akan dijalankan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi peluang kesalahan/error yang akan terjadi pada saat konfigurasi. Karena kesalahan spasi, tanda petik, titik, dan sebagainya dapat meyebabkan error.


Hasil Praktikum Penulis






 Local Host


Hasil di atas merupakan grafik traffik dari local host. Grafik ini diambil pada hari Jum'at, tanggal 17 Mei 2013, pukul 21.59 WIB di Lab Jartel, ruang 234, Politeknik Caltex Riau. Saat grafik ini di ambil, penulis menjalankan perintah ping ke situs google.com, www.facebook.com dan browsing ke beberapa situs yang lain. Jaringan local pada PC memiliki input dan output yang lebih kecil dibandingkan dengan jaringan pada router yang akan penulis tampilkan datanya di bawah ini.

Router ( Gateway 171.16.30.1)

 

 

 

 

 

Data ini diambil di Lab Jartel, Politeknik Caltex Riau pada jam 23.00-23.55 WIB. Karena pengambilan data dilakukan pada malam hari ada beberapa interfaces yang tidak ada aktifitas.